Fraksi PDI Perjuangan-PAN DPRD Surabaya Minta Perubahan APBD 2026 Pro-Wong Cilik

Penyusunan P-APBD 2026 berlangsung di tengah dinamika tantangan ekonomi serta ruang fiskal daerah yang makin terbatas.
Sabtu, 29 Agustus 2026 13:45 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Surabaya, Gesuri.id Fraksi PDI PerjuanganPAN DPRD Kota Surabaya mendorong agar Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 tidak hanya menjaga keberlanjutan pembangunan, tetapi juga memastikan pengalokasian anggaran makin pro-rakyat.

Pandangan umum tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PDI PerjuanganPAN, Anas Karno, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya pada Jumat (28/8/2026).

​Anas mengungkapkan bahwa penyusunan P-APBD 2026 berlangsung di tengah dinamika tantangan ekonomi serta ruang fiskal daerah yang makin terbatas. Kendati demikian, pihaknya meyakini fondasi ekonomi Kota Surabaya masih cukup tangguh untuk menopang pembangunan sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Anas menekankan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi menjaga daya tahan fiskal pemerintah kota. Optimalisasi pajak, retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga kinerja BUMD perlu terus dipacu.
​Namun, ia menggarisbawahi bahwa strategi peningkatan PAD tidak boleh mengabaikan daya beli masyarakat.

Baca juga :