Malang, Gesuri.id Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan NegaraDPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menggagas pengembangan ekosistem perdagangan karbon berbasis komunitas di kawasan Ekowisata Pantai Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna, Kabupaten Malang.
Langkah ini diharapkan mampu menghubungkan upaya konservasi lingkungan dengan peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Untuk mematangkan potensi tersebut, Andreas mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) meninjau langsung kawasan CMC Tiga Warna pada Kamis (15/10/2026). Kunjungan lapangan ini menjadi titik awal pembahasan skema integrasi komunitas lokal ke dalam pasar karbon nasional.
Andreas menegaskan bahwa pelestarian lingkungan harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga lokal. Oleh karena itu, ia mendorong agar potensi karbon biru (blue carbon) dari ekosistem mangrove dapat dikembangkan melalui mekanisme yang terukur dan transparan.
Banyak perusahaan besar di Amerika yang siap membeli karbon dari Indonesia, terutama dari CMC Tiga Warna. Perusahaan-perusahaan ini sangat ingin agar aksi pelestarian bumi juga membawa dampak ekonomi nyata dan menyejahterakan masyarakat lokal, ujar Andreas.