Gali Potensi Pendapatan, Pemprov Kalbar Sinergikan Opsi Razia Pelat Luar hingga Digitalisasi

Kebijakan tegas ini juga diarahkan kepada usaha showroom mobil bekas yang masih memajang kendaraan berpelat luar daerah.
Rabu, 17 Juni 2026 07:54 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Pontianak, Gesuri.id Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) bergerak cepat menyusun langkah konkret untuk mendongkrak kemandirian fiskal daerah.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, didampingi Sekretaris Daerah Harisson, memimpin langsung rapat evaluasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Keuangan Daerah (SIKADA) di Aula Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (15/6/2026).

Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil di lingkungan Pemprov Kalbar, jajaran instansi vertikal, serta perwakilan badan usaha milik daerah (BUMD).

Krisantus Kurniawan menegaskan bahwa PAD merupakan fondasi utama bagi kemandirian fiskal. Kemampuan Kalbar dalam mendanai berbagai program pembangunan sangat bergantung pada kekuatan pengelolaan pendapatan yang efektif dan berkelanjutan.

Baca:Ini Deretan ProgramGanjarPranowo

Baca juga :