Ikuti Kami

Optimalkan APBD, Eri Irawan Dorong Perluasan Parkir Digital di Kota Pahlawan

Perluasan sistem parkir nontunai ini mampu membawa lonjakan pendapatan yang jauh lebih tinggi dari capaian saat ini. 

Optimalkan APBD, Eri Irawan Dorong Perluasan Parkir Digital di Kota Pahlawan
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo.

Jakarta, Gesuri.id – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, mendorong pemerintah kota untuk memperluas penerapan sistem digitalisasi parkir. Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan guna memperkuat APBD Kota Surabaya.

Eri meyakini bahwa perluasan sistem parkir nontunai ini mampu membawa lonjakan pendapatan yang jauh lebih tinggi dari capaian saat ini. 

Berdasarkan riset di sejumlah kota di luar negeri yang telah menerapkan sistem serupa, digitalisasi mampu meminimalkan kebocoran anggaran dan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi hingga belasan persen.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

"Riset di beberapa kota luar negeri yang menerapkan parkir digital menunjukkan adanya kenaikan pendapatan hingga 15% dari sebelumnya," ujar legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Kendati demikian, Eri mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar tidak lengah dan tetap menjalankan pengawasan secara ketat di lapangan. Menurutnya, sistem yang baik harus diimbangi dengan kontrol yang kuat agar pelaksanaannya berjalan optimal.

"Sudah on the track (berada di jalur yang benar), tinggal pemerataannya diperluas dan pengawasannya diperketat," tegas Eri Irawan.

Baca: IIni Deretan Program Ganjar Pranowo

Sebagai informasi, program parkir digital ini sejatinya telah diluncurkan sejak Januari 2026. Namun, implementasi secara efektif di berbagai titik baru berjalan sekitar bulan Maret dan April.

Hasil positif dari kebijakan ini pun mulai terlihat. Perwakilan dinas terkait, Trio Wahyu Bowo, mengungkapkan bahwa penerapan sistem baru ini langsung memberikan dampak instan pada pos pendapatan daerah.

“Peningkatan pemasukan parkir setelah digitalisasi saat ini berkisar di angka 10%. Kenaikan ini terjadi karena sistem digital membuat pencatatan transaksi menjadi jauh lebih transparan. Kami akan terus melakukan evaluasi terkait peningkatan pendapatan retribusi ini,” kata Trio, Sabtu (13/6).

Quote