Blitar, Gesuri.id - Bupati Blitar yang juga politisi PDI Perjuangan Rijanto mengatakan Pemkab Blitar memilih sikap tak buru-buru dalam mengeksekusi kebijakan Presiden Prabowo untuk mengembalikan kejayaan atap tanah liat melalui program gentengisasi.
Meskipun demikian, Bupati Rijanto, secara terbuka menyatakan kegembiraannya atas gagasan tersebut. Baginya, instruksi ini merupakan angin segar bagi napas industri lokal yang kembang kempis dihantam tren material bangunan modern.
Kabupaten Blitar memang bukan pemain baru dalam industri tanah liat. Wilayah ini memiliki sejarah panjang sebagai produsen genteng, terutama di Desa Bendosewu (Kecamatan Selopuro) dan beberapa titik di Kecamatan Kademangan.
Namun, kejayaan itu kini tinggal cerita lama seiring merosotnya permintaan pasar.
Sangat positif. Ya saya senang kalau gitu itu. Dulu ada kampung-kampung yang masyarakatnya budidaya (membuat) genteng. Ini berarti ini bangkit lagi, ujar Rijanto, Selasa (17/2/2026).