Gus Ipin Sesalkan Pencopotan Ajudan Tanpa Konsultasi

Gus Ipin mengetahui bahwa sang ajudan dicopot saat dirinya tiba di Tanah Air dari kegiatan di luar negeri.
Rabu, 23 Januari 2019 08:39 WIB Jurnalis - Elva Nurrul Prastiwi

Trenggalek, Gesuri.id - Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin menyesalkan pencopotan ajudan Beni Wijaya secara mendadak tanpa konsultasi terlebih dahulu dengannya.

Sangat disesalkan karena pencopotan ini dilakukan tanpa ada klarifikasi terlebih dahulu dengan saya, kata M. Nur Arifin dikonfirmasi usai menghadiri istigasah kubra bersama Cawapres RI Maruf Amin di Stadion Menaksopal, Trenggalek, Selasa.

Politisi PDI Perjuangan yang karib disapa Gus Ipin ini mengaku baru tahu sang ajudan dicopot saat dirinya tiba di Tanah Air, atau sepulangnya dari kegiatan di luar negeri. Ada kesan pencopotan sang ajudan terkait dengan kepergian Arifin yang tanpa izin ke Setda Trenggalek. Namun, Arifin tidak mau berandai-andai. Kepergiannya selama lebih dari sepekan ke Eropa itu diketahui Bupati Emil Dardak.

Saya tahu ajudan dipindah setelah tiba di Indonesia, ujarnya.

Karena tidak adanya klarifikasi maupun komunikasi dengannya, dia menilai pemindahan itu janggal. Terlebih banyak pihak yang mengkaitkan pemindahan ini dengan menghilangnya Ipin sejak 9 Januari.

Baca juga :