Ikuti Kami

Komitmen Bangkitkan Kejayaan Pertanian, Bupati Kubu Raya Janji Sektor Pangan Kembali Menjanjikan

​Sujiwo mengakui bahwa sektor pertanian di Kabupaten Kubu Raya sempat mengalami kelesuan dalam empat tahun terakhir.

Komitmen Bangkitkan Kejayaan Pertanian, Bupati Kubu Raya Janji Sektor Pangan Kembali Menjanjikan
Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

​Kubu Raya, Gesuri.id – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan sektor pertanian di wilayahnya. 

Langkah strategis akan ditempuh melalui penguatan pendampingan petani, perlindungan lahan produktif, serta penyaluran bantuan tepat sasaran guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

​Pernyataan tersebut disampaikan Sujiwo saat menghadiri Panen Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kubu Raya sekaligus Syukuran Panen Padi Gadu di Parit Ngabeh, Desa Arang Limbung, Rabu (15/7).

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

​Sujiwo mengakui bahwa sektor pertanian di Kabupaten Kubu Raya sempat mengalami kelesuan dalam empat tahun terakhir. Salah satu pemicu utamanya adalah menyusutnya lahan produktif akibat alih fungsi lahan, serta beralihnya profesi petani ke komoditas lain yang dianggap lebih menguntungkan.

​"Kita tidak bisa menyalahkan masyarakat yang beralih menanam sawit karena tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, pemerintah juga harus hadir memberikan perhatian agar sektor pertanian tetap menjadi pilihan yang menjanjikan," ujar Sujiwo.

​Menyikapi tantangan tersebut, Sujiwo menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk lebih proaktif. Ia meminta jajarannya turun langsung ke lapangan guna memetakan persoalan yang dihadapi kelompok tani.

​Menurutnya, kehadiran pemerintah harus dirasakan secara nyata oleh petani. Hal ini mencakup ketersediaan pupuk dan pestisida, penanggulangan hama, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pendampingan teknis untuk mendongkrak produktivitas.

​"Saya minta Dinas Pertanian lebih banyak hadir di lapangan. Tanyakan langsung apa kebutuhan petani, apa persoalannya, dan apa yang harus dibantu. Penyuluh pertanian juga harus memberikan edukasi dan pendampingan yang masif," tegasnya.

​Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan memprioritaskan bantuan kepada kelompok tani yang aktif menjaga lahan produktif mereka agar tidak beralih fungsi. 

Sujiwo memastikan bantuan hand tractor rotary untuk Kelompok Tani Tunas Harapan I akan segera direalisasikan melalui APBD Perubahan pada September 2026 mendatang.

​Selain fokus pada produktivitas padi, Pemkab Kubu Raya juga tengah mendorong hilirisasi komoditas hortikultura dan buah-buahan. Langkah ini diambil untuk menciptakan nilai tambah sekaligus menjaga stabilitas pendapatan petani ketika harga komoditas melonjak turun saat musim panen raya.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya, Agus Siswandi, mengungkapkan bahwa kawasan pertanian Parit Ngabeh memiliki potensi besar. Tempat ini diproyeksikan tidak hanya sebagai sentra produksi pangan, tetapi juga sebagai kawasan agrowisata.

​Potensi tersebut didukung oleh angka produktivitas padi di Parit Ngabeh yang saat ini telah mencapai lebih dari 4 ton per hektare. Angka ini berada di atas rata-rata produktivitas kabupaten yang berkisar di angka 3 ton per hektare. Keunggulan lainnya, lahan di kawasan ini sudah mendukung indeks pertanaman dua kali dalam setahun (IP 200).

​Panen raya di lahan seluas enam hektare ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali gairah dan semangat para petani di Kabupaten Kubu Raya.

Quote