Pontianak, Gesuri.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyalurkan bantuan dana hibah senilai Rp1 miliar kepada Paroki Santa Sesilia Keuskupan Agung Pontianak.
Bantuan ini dialokasikan khusus untuk mempercepat pembangunan sarana keagamaan dan fasilitas sosial di wilayah tersebut.
Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membangun Aula St. Leonardus dari Porto Mauritio. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat pergerakan umat dalam berbagai lini kehidupan.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Nantinya, aula ini akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan umat, pembinaan rohani, pendidikan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan," ujar Krisantus di Pontianak, Rabu (15/7).
Menurut Krisantus, pembangunan sarana keagamaan bukan sekadar urusan fisik bangunan, melainkan investasi jangka panjang pemerintah dalam merawat persatuan. Keberadaan aula ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas, melintasi batas-batas sekat keagamaan di masyarakat sekitar.
Krisantus juga memaparkan bahwa pada Tahun Anggaran (TA) 2026, Pemprov Kalbar gencar menggelontorkan bantuan serupa ke berbagai titik strategis. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan, toleransi, dan keberagaman.
Beberapa kawasan keagamaan yang juga menerima bantuan setara di antaranya:
- Wisata Rohani Bukit Kelam
- Paroki Pemangkat
- Paroki Singkawang
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Ia menegaskan, seluruh bantuan dari pemerintah daerah disalurkan secara transparan dan berkeadilan tanpa memandang latar belakang maupun keyakinan tertentu.
"Sebagai pemimpin, saya harus menjadi pemimpin bagi seluruh umat, seluruh kelompok, dan seluruh masyarakat. Karena itu, saya harus berlaku seadil-adilnya," tegas Krisantus.
Di akhir penyataannya, Krisantus memberikan apresiasi tinggi kepada Paroki Santa Sesilia yang selama ini dinilai aktif membina umat dan berkontribusi nyata dalam kegiatan sosial. Pemprov Kalbar berharap Aula St. Leonardus dari Porto Mauritio dapat segera rampung agar bisa langsung digunakan sebagai wadah pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.

















































































