Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI, Harris Turino menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.
Pertalite sejak awal dirancang sebagai BBM bersubsidi, kenaikan harga akan memberatkan masyarakat. Yang perlu dilakukan adalah membatasi kendaraan yang boleh memakai BBM bersubsidi tersebut, ungkap Harris di Bali, Senin (18/4).
Baca:Parta Tolak Rencana Kenaikan Pertalite dan Gas Melon
Selain menolak kenaikan harga Pertalite, legislator asal Dapil Jateng IX ini juga menyoroti target capaian bauran energi baru dan terbarukan yang saat ini masih di kisaran 13% dari target sebesar 23% di tahun 2025.