Ikuti Kami

Tagih Janji INKA, Harris Turino Soroti Progres Pengadaan KRL Jabodetabek

Harris menekankan pentingnya ketepatan waktu pengiriman unit baru guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang kian masif. 

Tagih Janji INKA, Harris Turino Soroti Progres Pengadaan KRL Jabodetabek
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino.

Jakarta, Gesuri.id  – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, mempertanyakan realisasi pengadaan rangkaian kereta (trainset) KRL Jabodetabek produksi PT INKA (Persero). 

Pertanyaan tersebut dilayangkan langsung kepada jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR RI, Kamis (2/4).

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

Harris menekankan pentingnya ketepatan waktu pengiriman unit baru guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang kian masif. 

Ia menagih komitmen yang sempat dipaparkan KAI pada pertemuan sebelumnya terkait jadwal distribusi rangkaian kereta tersebut.

"Bagaimana dengan pengadaan trainset KRL dari INKA? Kita masih ingat rapat 9 Februari lalu, saat Dirut KAI memaparkan rencana pengadaan 16 trainset baru dan 2 trainset retrofit dari INKA. Kemudian tahun berikutnya, ada tambahan 8 unit retrofit dan 8 unit baru. Apakah semuanya sudah dikirimkan sesuai jadwal?" ujar Harris.

Lebih lanjut, Harris mengungkapkan adanya kekhawatiran di tengah masyarakat mengenai kapasitas produksi PT INKA. 

Ia menilai, hambatan pada proses produksi dapat memicu efek domino, mulai dari keterlambatan operasional hingga kepadatan penumpang yang tidak terkendali di lapangan.

"Sejak dulu muncul kekhawatiran terkait hambatan produksi di INKA yang berujung pada keterlambatan pengiriman. Padahal, jika melihat pertumbuhan jumlah penumpang saat ini, risiko keterlambatan tersebut sangat besar bagi layanan LRT maupun KRL," tegasnya.

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik 

Persoalan armada KRL memang menjadi sorotan tajam, mengingat peran transportasi berbasis rel ini sebagai tulang punggung mobilitas warga di wilayah aglomerasi Jabodetabek. 

Ketepatan jadwal pengiriman armada baru diharapkan mampu menjaga kualitas layanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi publik.

Quote