Hendak Melerai Keributan Audiensi, Anggota DPRD Malang Zulham Mubarok Dilarikan ke Rumah Sakit

Zulham mengalami luka sobek pada bagian bibir serta benjolan di bagian samping dan belakang kepala.
Sabtu, 12 September 2026 21:30 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok, menjadi korban penganiayaan saat berniat melerai ketegangan antara warga dan anggota dewan di gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (11/9)

Insiden berdarah tersebut bermula ketika rombongan warga asal Sumberpucung mendatangi kantor dewan sekitar pukul 14.00 WIB untuk menyerahkan surat audiensi terkait desakan pembukaan akses Bendungan Lahor selama 24 jam. Namun, diskusi antara warga dan perwakilan anggota dewan dapil setempat berjalan memanas hingga terjadi adu mulut.

Baca:GanjarPranowo Ingin Buat Program Perlindungan Bagi Anak-anak

Melihat kondisi yang tak kondusif, Ketua DPRD Kabupaten Malang meminta Zulham turun untuk meredakan situasi. Naas, niat baik Zulham untuk mengarahkan dialog secara damai justru disambut tindakan anarkis oleh salah seorang warga berinisial HW alias Pak Dur.

Saya berniat melerai dan mengajak musyawarah baik-baik di dalam ruangan, tetapi malah diumpat dan diserang. Saya tidak membalas sama sekali, tetapi disundul menggunakan kepala beberapa kali, ungkap Zulham saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).

Baca juga :