Ikuti Kami

Hendak Melerai Keributan Audiensi, Anggota DPRD Malang Zulham Mubarok Dilarikan ke Rumah Sakit

Zulham mengalami luka sobek pada bagian bibir serta benjolan di bagian samping dan belakang kepala.

Hendak Melerai Keributan Audiensi, Anggota DPRD Malang Zulham Mubarok Dilarikan ke Rumah Sakit
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulham Ahmad Mubarok, menjadi korban penganiayaan saat berniat melerai ketegangan antara warga dan anggota dewan di gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (11/9)

Insiden berdarah tersebut bermula ketika rombongan warga asal Sumberpucung mendatangi kantor dewan sekitar pukul 14.00 WIB untuk menyerahkan surat audiensi terkait desakan pembukaan akses Bendungan Lahor selama 24 jam. Namun, diskusi antara warga dan perwakilan anggota dewan dapil setempat berjalan memanas hingga terjadi adu mulut.

Baca: Ganjar Pranowo Ingin Buat Program Perlindungan Bagi Anak-anak

Melihat kondisi yang tak kondusif, Ketua DPRD Kabupaten Malang meminta Zulham turun untuk meredakan situasi. Naas, niat baik Zulham untuk mengarahkan dialog secara damai justru disambut tindakan anarkis oleh salah seorang warga berinisial HW alias Pak Dur.

“Saya berniat melerai dan mengajak musyawarah baik-baik di dalam ruangan, tetapi malah diumpat dan diserang. Saya tidak membalas sama sekali, tetapi disundul menggunakan kepala beberapa kali,” ungkap Zulham saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).

Tak berhenti di situ, di tengah kericuhan Zulham juga sempat dilempar botol air mineral. Akibat penganiayaan tersebut, Zulham mengalami luka sobek pada bagian bibir serta benjolan di bagian samping dan belakang kepala.

Atas penanganan medis di RSUD Kanjuruhan, Zulham kini harus menjalani rawat inap dan pemeriksaan CT scan guna mengobservasi dampak benturan keras di kepalanya setelah mengeluhkan pusing intens serta gejala mirip vertigo.

Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP

Pascakejadian, Zulham langsung melayangkan laporan resmi ke pihak kepolisian serta menjalani visum. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

"Saya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke kepolisian. Proses hukum harus berjalan adil untuk menegakkan keadilan sekaligus menjaga martabat institusi dewan," tegasnya.

Quote