I Nyoman Parta: Penataan Regulasi dan Pengawasan Sektor Akomodasi Pariwisata Bali Harus Diperkuat

BVC 2026 diikuti lebih dari 900 peserta dengan menghadirkan 40 exhibitor dari berbagai sektor terkait industri villa dan hospitality.
Jum'at, 29 Mei 2026 10:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta, menghadiri kegiatan Bali Villa Connect (BVC) 2026 yang digelar di Bali Sunset Road Convention Center, Denpasar, Rabu (27/5/2026).

Dalam forum yang mempertemukan pelaku industri villa, pariwisata, dan hospitality tersebut, Nyoman Parta menyoroti pentingnya penataan regulasi sektor akomodasi pariwisata demi mewujudkan pariwisata Bali yang lebih tertib, berkualitas, dan berkelanjutan.

Saya senang mereka berkumpul daripada tercerai-berai. Harapan saya dari pertemuan ini akan terbangun ekosistem dan kesepakatan untuk tertib bersama, kata Parta, dikutip Jumat (29/5/2026).

BVC 2026 diikuti lebih dari 900 peserta dengan menghadirkan 40 exhibitor dari berbagai sektor terkait industri villa dan hospitality. Kegiatan tersebut juga menghadirkan 30 narasumber nasional maupun internasional dari Australia, Dubai, hingga Bangkok, serta melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat Bali melalui sektor pariwisata.

Dalam kesempatan itu, Nyoman Parta menyoroti tantangan yang kini dihadapi sektor akomodasi di Bali, terutama maraknya perubahan fungsi rumah tinggal, rumah kost, hingga kawasan perumahan menjadi akomodasi harian seperti hotel atau villa tanpa pengawasan yang memadai.

Baca juga :