Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Junico Siahaan, meminta pemerintah menyikapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap hingga ke negara tetangga dengan pendekatan diplomasi yang bersahabat dan terbuka.
Menurut Junico, meluasnya kabut asap hingga Malaysia dan Singapura menunjukkan bahwa karhutla di Indonesia tidak lagi semata-mata menjadi persoalan domestik. Dampaknya telah dirasakan masyarakat negara lain sehingga membutuhkan respons diplomatik sekaligus penanganan konkret di dalam negeri.
Adanya protes dari masyarakat negara tetangga itu merupakan hal yang sangat wajar. Karhutla tidak terjadi di negara mereka, melainkan di Indonesia, tetapi mereka ikut merasakan imbasnya, kata Junico Siahaan dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Politisi yang akrab disapa Nico itu menilai pemerintah tidak perlu merespons kritik negara tetangga secara defensif. Sebaliknya, pemerintah perlu menunjukkan sikap terbuka dan rendah hati sebagai bagian dari tanggung jawab Indonesia dalam menjaga hubungan baik di kawasan.
Pemerintah seharusnya menanggapi dengan rendah hati, bukan malah defensif. Lakukan upaya diplomasi yang bersahabat. Saat kita salah, tundukkan kepala dan meminta maaf. Itu jauh lebih terhormat, tegas legislator dari daerah pemilihan Jawa Barat I tersebut.