Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, mengkritik keras minimnya alokasi program energi baru terbarukan (EBT) serta belum meratanya fasilitas kelistrikan di wilayah Kalimantan.
Padahal, data pemerintah menunjukkan masih ada sekitar 10.068 lokasi di Indonesia yang belum menikmati listrik pada tahun 2026. Sigit menyayangkan absennya program EBT di wilayah Kalimantan.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat ironis mengingat Kalimantan merupakan salah satu lumbung sumber daya alam (SDA) terbesar di Indonesia.
Kok di 2026 ini EBT tidak ada program masuk ke sana (Kalimantan). Jadi itu perlu digarisbawahi. Kita penghasil sumber daya alam tetapi tidak dipikirkan program pemerintah untuk wilayah Kalimantan, ujar Sigit dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6).
Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu