Jakarta, Gesuri.id - Bupati Landak Karolin Margret Natasa turun langsung meninjau fasilitas intake air baku milik Perumdam Tirta Landak di Kecamatan Ngabang, untuk memastikan langkah cepat segera dilakukan agar pelayanan kepada warga tidak lumpuh.
Hari ini kita lihat kondisi intake air bersih untuk wilayah Kota Ngabang dan sekitarnya. Bangunan ini menyuplai kurang lebih 4.000 sambungan rumah tangga. Karena masuk musim kemarau, debit air berkurang, dan ternyata ada proses pendangkalan akibat sedimentasi pasir yang luar biasa, kata Karolin.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Hasil peninjauan menunjukkan kondisi sungai sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Kedalaman air yang sebelumnya ideal untuk operasional intake mencapai sekitar 8 meter, kini turun drastis dan tersisa sekitar 1 meter 4 sentimeter.
Penurunan debit itu berdampak langsung pada pasokan air baku menuju instalasi pengolahan. Karolin menyebut, jika dalam dua hingga tiga hari ke depan tidak turun hujan, pelayanan air bersih untuk warga Ngabang dan sekitarnya berisiko terganggu lebih parah.