Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth soroti maraknya keberadaan Pak Ogah di sejumlah persimpangan dan putaran balik jalan di Jakarta, salah satunya di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Kenneth menilai praktik pengaturan lalu lintas ilegal tersebut bukan hanya memperparah kemacetan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.
Menurutnya, fenomena Pak Ogah bukan lagi sekadar persoalan sosial biasa, tetapi sudah masuk dalam kategori gangguan ketertiban umum yang berdampak langsung pada keselamatan pengendara serta kelancaran arus lalu lintas.
Kita menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait keberadaan Pak Ogah yang berdiri di tengah jalan, memaksa mengatur arus kendaraan tanpa kewenangan dan tanpa standar keselamatan. Ini sangat berisiko, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Sedikit saja terjadi kesalahanan koordinasi, bisa berujung kecelakaan, ujar Kenneth dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Baca:GanjarPranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat