Komarudin Watubun: Reformasi Polri Dibutuhkan, Budaya-nya yang Harus Diubah

Reformasi atau perbaikan institusi Polri harus dimulai dari proses rekrutmen personel agar perubahan budaya berjalan secara menyeluruh.
Senin, 02 Maret 2026 22:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi ll DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan sekaligus Anggota DPR RI, Komarudin Watubun, menyatakan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memang perlu direformasi menyusul kasus pelajar tewas akibat dugaan penganiayaan anggota Brimob di Tual.

Reformasi Polri memang dibutuhkan. Tidak bisa hanya Polri di bawah menteri atau di bawah apa pun, karena budayanya yang harus diubah, kata Komarudin, dikutip Senin (2/3/2026).

Masak anak kecil dipukuli seperti binatang. Jiwa kemanusiaan yang harus dididik, jangan hanya karena pegang senjata lalu gaya-gaya, lanjutnya.

Menurut Komarudin, reformasi atau perbaikan institusi Polri harus dimulai dari proses rekrutmen personel agar perubahan budaya dapat berjalan secara menyeluruh.

Perbaikan budaya harus dari rekrutmen. Ada yang salah dengan polisi, kalau dibilang dulu karena jadi satu dengan TNI jadi doktrinnya cenderung lebih kaya militer. Ini kan sudah berapa tahun, anak muda baru kemarin kelakuan masih tetap sama, ucapnya.

Baca juga :