Korupsi KBS Bikin Satwa Terelantar, Fuad Benardi Minta Kejati Usut Tuntas dan Reformasi Direksi

Fuad mendorong adanya pembenahan internal, khususnya dalam seleksi jajaran direksi yang lebih ketat dan mengedepankan integritas.
Jum'at, 24 Juli 2026 17:50 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya, Fuad Benardi, mendesak pengawasan tata kelola Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) diperketat.

Langkah ini dinilai mendesak menyusul terungkapnya dugaan korupsi yang berdampak langsung pada kesehatan satwa dan penurunan kualitas fasilitas kebun binatang.

​Sebagai warga Surabaya, saya sangat prihatin. Dugaan korupsi ini berdampak pada kesehatan satwa, bahkan ada yang sampai mati. Padahal, anggaran untuk pakan dan perawatan hewan sudah tersedia, tegas Fuad di Surabaya, Jumat.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

​Fuad mengingatkan bahwa keberadaan KBS merupakan hasil perjuangan panjang masyarakat bersama Pemerintah Kota Surabaya untuk menjaga tempat tersebut tetap menjadi aset daerah. Sangat disayangkan apabila riwayat perjuangan tersebut justru tercoreng oleh praktik rasuah.

Baca juga :