Denpasar, Gesuri.id Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa sektor pertanian di Pulau Dewata memiliki posisi strategis dan tidak boleh hanya ditempatkan sebagai pemanis atau pelengkap industri pariwisata.
Menurutnya, pertanian dan pariwisata harus berjalan beriringan serta saling menguntungkan.
Pertanian tidak boleh diposisikan hanya sebagai pelengkap pembangunan pariwisata, ujar Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Denpasar, Jumat.
Baca:Ini 7 Fakta Unik Menarik TentangGanjarPranowo
Koster menyoroti fenomena selama ini di mana banyak kawasan pertanian dieksploitasi menjadi daya tarik wisata alam semata. Ironisnya, keindahan tersebut kerap kali tidak memberikan manfaat ekonomi yang memadai dan berkeadilan bagi para petani selaku pemilik lahan.