Jakarta, Gesuri.id -Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Aimah Nurul Anam (Gus Mufti), mengingatkan pemerintah agar memberi perhatian serius pada perlindungan kelompok masyarakat rentan di tengah potensi dampak eskalasi krisis di Timur Tengah terhadap perekonomian Indonesia.
Dalam setiap gejolak dan krisis, yang paling terdampak adalah kelompok rentan (masyarakat miskin). Maka pemerintah perlu menyiapkan skema perlindungan sosial yang memadai dengan sistem digital yang mampu merespons cepat setiap perubahan, ujarnya, dikutip Jumat (6/3/2026).
Gus Mufti menilai pemerintah perlu segera menyiapkan benteng pertahanan melalui skema perlindungan sosial (perlinsos) yang lebih modern dan lincah. Menurutnya, akurasi dan kecepatan distribusi bantuan menjadi kunci dalam memitigasi dampak krisis global terhadap masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan perlinsos sangat bergantung pada kekuatan anggaran yang dimiliki pemerintah. Menurutnya, alokasi fiskal harus tetap memadai dan dikelola secara fleksibel agar dapat segera menjangkau masyarakat saat terjadi guncangan ekonomi.
Perlinsos harus ditopang oleh alokasi fiskal yang memadai yang dijalankan dengan fleksibel tanpa kehilangan akuntabilitasnya, tegas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.