Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi lll DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta, mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Pak Febri yang selama ini hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Setelah meninjau langsung lokasi bersama sejumlah rekan yang memahami bidang konstruksi bangunan, Parta memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan rumah tersebut mencapai sekitar Rp85 juta.
“Berbagi bukan persoalan jumlah, tetapi soal kepedulian. Sedikit dari banyak hati dan tangan yang tergerak akan mampu menghadirkan kebaikan yang besar,” kata Parta seperti dikutip dari Instagram pribadinya, dikutip Kamis (4/6/2026).
Parta menjelaskan, gerakan sosial tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi keluarga Pak Febri yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak. Menurutnya, persoalan kemiskinan dan keterbatasan tempat tinggal tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengungkapkan, setelah kisah keluarga Pak Febri dipublikasikan melalui media sosial, respons masyarakat sangat positif. Video yang diunggah dua hari sebelumnya telah ditonton lebih dari 451 ribu kali, mendapatkan sekitar 9.100 tanda suka, dan menerima lebih dari 600 komentar yang sebagian besar berisi dukungan serta doa.
Dari komunikasi yang dilakukan dengan sejumlah pihak yang tergerak membantu, hingga saat ini telah terkumpul donasi sebesar Rp39.100.789. Dana tersebut berasal dari berbagai kalangan masyarakat yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi keluarga Pak Febri.
“Kalau ribuan orang yang menyaksikan video itu ikut membantu, bahkan hanya Rp15 ribu per orang, saya yakin pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Pak Febri bisa segera terwujud,” ucapnya.
Meski demikian, jumlah donasi yang telah terkumpul masih belum memenuhi kebutuhan pembangunan rumah yang diperkirakan mencapai Rp85 juta. Karena itu, Parta kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing demi mempercepat terwujudnya hunian yang layak bagi keluarga tersebut.
Menurut Parta, semangat gotong royong merupakan kekuatan besar yang selama ini menjadi identitas bangsa Indonesia. Ia menilai bantuan dalam jumlah kecil sekalipun akan memiliki dampak besar apabila dilakukan secara bersama-sama oleh banyak orang.
Dalam kesempatan itu, Parta juga menegaskan bahwa gotong royong merupakan warisan nilai luhur bangsa yang harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, solidaritas sosial dinilai menjadi modal penting untuk saling membantu sesama.
“Rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik. Rumah adalah tempat tumbuhnya harapan, tempat anak-anak belajar, dan tempat keluarga menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat,” tuturnya.
Ia berharap pembangunan rumah bagi keluarga Pak Febri tidak hanya menjadi solusi atas persoalan tempat tinggal yang mereka hadapi saat ini, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa perubahan besar dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian.
Untuk menjaga kepercayaan para donatur, Parta menegaskan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dan pembangunan rumah akan dilakukan secara transparan. Masyarakat akan terus mendapatkan informasi mengenai perkembangan penggunaan dana dan progres pembangunan sehingga setiap bantuan yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian. Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat besar bagi keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
Parta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik melalui bantuan dana, tenaga, doa, maupun dengan membantu menyebarluaskan informasi mengenai kondisi keluarga Pak Febri.
Masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dapat menyalurkan bantuan melalui rekening yang telah disiapkan panitia. Dengan masih adanya kebutuhan dana sekitar Rp45,9 juta, Parta optimistis target pembangunan rumah layak huni tersebut dapat segera tercapai apabila semangat gotong royong terus terjaga dan semakin banyak masyarakat yang ikut ambil bagian membantu keluarga Pak Febri mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

















































































