MBG Berkutu, Nanang Romli Minta BGN Tutup Sementara Dapur SPPG Manggungjaya 2 Tasikmalaya

Menutup dapur SPPG itu kan kewenangan BGN, maka BGN juga harus mengevaluasi dapur SPPG Manggungjaya 2 supaya profesional
Sabtu, 14 Maret 2026 23:59 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Tasikmalaya, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Nanang Romli menyarankan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menutup sementara dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manggungjaya 2 di Kecamatan Rajapolah.

Rekomendasi tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terkait dugaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkutu dan disajikan kepada siswa di MIS Pasanggrahan.

Melihat menu MBG berkutu dan tidak layak di konsumsi namun di bagikan kepada para pelajar MIS Pasanggrahan itu bisa bahaya bagi kesehatan, bukan malah bergizi, kata Nanang Romli, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Nanang, langkah penutupan sementara atau suspend terhadap dapur SPPG Manggungjaya 2 di Rajapolah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia perlu dilakukan agar pihak pengelola dapat melakukan evaluasi serta perbaikan manajemen dalam penyediaan makanan bagi program MBG.

Menutup dapur SPPG itu kan kewenangan BGN, maka BGN juga harus mengevaluasi dapur SPPG Manggungjaya 2 supaya profesional, jadi kami hanya merekomendasikan untuk di suspend, jelasnya.

Baca juga :