MBG Saat Ramadan, Yulian Nursasongko Minta Evaluasi SPPG Terkait Kualitas & Kesesuaian Menu

Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi generasi muda.
Kamis, 26 Februari 2026 23:59 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Pesawaran, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran dari fraksi PDI Perjuangan, Yulian Nursasongko, meminta evaluasi terhadap Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kualitas dan kesesuaian menu, khususnya selama bulan Ramadan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi generasi muda. Secara substansi, ini adalah program sosial yang sangat baik dan patut kita dukung bersama. Namun keluhan masyarakat terkait kualitas dan kesesuaian menu tidak boleh diabaikan, kata Yulian, Kamis (26/2/2026).

Ia menegaskan, evaluasi terhadap SPPG sebagai pelaksana teknis merupakan langkah yang wajar dan diperlukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan awalnya. Evaluasi tersebut, menurutnya, harus mencakup transparansi penggunaan anggaran, standar komposisi menu, serta kualitas bahan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Program MBG sendiri merupakan program sosial pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan gizi generasi muda dan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sebagai penerima utama. Namun, dalam pelaksanaannya di lapangan, sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan terkait komposisi menu, kualitas bahan makanan, serta kesesuaian dengan standar yang seharusnya diterapkan.

Yulian menambahkan bahwa dalam pelaksanaan MBG terdapat ekosistem operasional yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengadaan bahan baku, pengelolaan dapur, distribusi makanan, hingga operasional tenaga kerja. Keterlibatan tersebut dinilai wajar selama proporsinya tetap sehat dan tidak mengurangi kualitas layanan.

Baca juga :