Ikuti Kami

Anggota DPRD DKI Jakarta Sambangi Korban Kebakaran Pulogadung, Janji Bantu Urus Sertifikat dan Ijazah yang Rusak

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur ini berkomitmen memfasilitasi penanganan pascabencana

Anggota DPRD DKI Jakarta Sambangi Korban Kebakaran Pulogadung, Janji Bantu Urus Sertifikat dan Ijazah yang Rusak
Anggota DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo (tengah) sambangi korban kebakaran di Jalan Palad, RT 02/RW 03, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (13/07) - Foto: Dok. Pribadi

Jakarta, Gesuri.id — Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Dwi Rio Sambodo, menyambangi korban musibah kebakaran di Jalan Palad, RT 02/RW 03, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (13/7/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Dwi Rio didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Perekonomian, Pendidikan, dan Kebudayaan Adit Purnayudha, Ketua PAC PDI Perjuangan Pulogadung Sri Marjinem, serta jajaran pengurus PAC lainnya.

Rio menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Sebagai bentuk kepedulian nyata, Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur ini berkomitmen memfasilitasi penanganan pascabencana, khususnya terkait dokumen penting warga yang hangus terbakar.

"Kami akan membantu para korban kebakaran dalam mengurus kembali sertifikat-sertifikat yang rusak, baik itu sertifikat tanah maupun ijazah yang ikut terbakar dalam peristiwa ini," ujar Rio di lokasi. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan administratif warga terdampak agar bisa segera menata kembali kehidupan mereka.

Kebakaran Tewaskan Tiga Orang

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat melanda sebuah ruko yang juga menjadi tempat usaha di Jalan Palad pada Minggu (12/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa tragis ini menewaskan tiga orang warga dan menyebabkan satu orang lainnya luka-luka.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengonfirmasi identitas ketiga korban tewas berinisial ES (67), LF (40), dan RM (10).

"Tiga korban tewas, yakni ES (67), LF (40), dan RM (10). Mereka dimakamkan di TPU Rawa Teratai," kata Abdul Wahid, Minggu (12/7/2026).

Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga mendatangi pos pemadam kebakaran untuk meminta pertolongan. Petugas Gulkarmat Jakarta Timur langsung mengerahkan unit pertama yang tiba di lokasi empat menit kemudian, yakni pukul 03.04 WIB.

"Guna melokalisasi perambatan api yang cepat membakar area, total sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dengan 60 personel dikerahkan ke lokasi," jelas Abdul.

Berdasarkan dugaan awal petugas, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari sebuah stop kontak. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah serta warung di sisi kiri dan kanan bangunan utama. Kendati demikian, petugas masih menyelidiki penyebab pasti insiden ini.

Mengantisipasi kejadian serupa, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, dan memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman. 

 

Quote