Jakarta, Gesuri.id - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui kasus korupsi KTP elektronik atau e-KTP merupakan masalah berat selama 4 tahun Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, terutama bagi kementeriannya.
Baca:Arteria Ajak Demokrat Tuntaskan Kasuse-KTPdari Sumbernya
Problem berat kami memang di e-KTP. Apapun pemerintah itu setelah banyak kasus hukum di e-KTP, ujar Tjahjo, Senin (22/10).
Akibat kasus tersebut, sejumlah pejabat di Kementerian Dalam Negeri harus berurusan dengan hukum.
Tjaho menceritakan para pejabat Kemendagri tak bisa fokus bekerja. Meski begitu, Ia mengaku bangga dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang tetap berupaya bekerja keras. Ia menyebut Dukcapil telah berhasil membuat 97,6 persen penduduk Indonesia berusia di atas 17 tahun memiliki e-KTP.