Jakarta, Gesuri.id - Kabar meninggalnya seorang tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), memicu sorotan dari legislatif. Dewan menyoroti kondisi kesejahteraan tenaga medis yang dinilai kurang memadai.
Anggota Komisi V DPRD NTB, Made Slamet menyampaikan duka mendalam. Sekaligus mengkritik kebijakan pemotongan jasa pelayanan (jaspel), yang selama ini sebagian tenaga kesehatan alami.
Menurutnya, profesi tenaga kesehatan memiliki beban kerja yang sangat berat karena berhadapan langsung dengan keselamatan nyawa manusia. Namun, perhatian terhadap kesejahteraan mereka masih jauh dari harapan.
Saya tentu menyampaikan duka cita yang mendalam. Nakes ini pekerjaannya berat karena mereka berhadapan langsung dengan nyawa. Tetapi di sisi lain, perhatian terhadap mereka masih kurang, ujarnya, dikutip Selasa(17/3/2026).
Made Slamet juga menyoroti persoalan yang pernah ia angkat dalam rapat dengar pendapat. Yakni, kebijakan pemotongan jaspel bagi nakes di RSUD Provinsi NTB.