Buleleng, Gesuri.id - Bupati Buleleng Bali I Nyoman Sutjidra meminta perangkat daerah pengelola pendapatan asli daerah (PAD) setempat dapat mempercepat realisasi pendapatan, setelah hingga September 2026 baru mencapai 63,33 persen dari proyeksi tahunan sebesar Rp823 miliar lebih.
Jika ada regulasi yang masih perlu dilengkapi, tinggal dikoordinasikan saja, sehingga potensi yang ada bisa dimaksimalkan, kata Sutjidra saat memimpin rapat evaluasi realisasi PAD triwulan III tahun 2026, di Kantor Bupati Buleleng, dikutip Kamis (8/10/2026).
Rapat tersebut diikuti Wakil Bupati Gede Supriatna, Sekretaris Daerah Gede Suyasa, Asisten Bidang Administrasi Umum Gede Sugiartha Widiada, serta kepala perangkat daerah pengelola pendapatan dan retribusi.
Ia menjelaskan proyeksi capaian PAD pada triwulan III sebesar 75 persen atau Rp617 miliar lebih.
Namun, realisasi hingga September baru mencapai Rp521 miliar lebih, sehingga masih terdapat selisih sekitar Rp96 miliar dari proyeksi periode tersebut.