PDI Perjuangan Kritik Bupati Malang yang Lantik Anak Kandung Jadi Kadis DLH: "Kurang Elok"

Hasto mengingatkan agar hal tersebut tidak menjadi pembenaran untuk praktik yang mencederai rasa keadilan publik.
Minggu, 19 April 2026 09:59 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Sekjen PDI Perjuangan , Hasto Kristiyanto, angkat bicara terkait langkah Bupati Malang, M. Sanusi, yang melantik putra kandungnya sendiri, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kabupaten Malang.

​Hasto menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Fraksi PDI Perjuangan di tingkat daerah untuk mengkritisi kebijakan tersebut demi menjaga marwah meritokrasi di lingkungan pemerintahan.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​Kami telah menerima informasi tersebut. Fraksi PDI Perjuangan telah kami minta untuk mengkritisi hal itu. Bagaimanapun juga, sistem meritokrasi harus dibangun. Kita tidak boleh mengedepankan hal-hal di luar meritokrasi, ujar Hasto saat ditemui di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

​Meski mengakui bahwa pendidikan politik sering kali bermula dari lingkungan keluarga, Hasto mengingatkan agar hal tersebut tidak menjadi pembenaran untuk praktik yang mencederai rasa keadilan publik.

​Hasto pun menggunakan istilah dalam budaya Jawa untuk menggambarkan situasi di mana seorang anak menjabat sebagai kepala dinas di bawah kepemimpinan ayahnya sendiri sebagai bupati.

Baca juga :