PDI Perjuangan Kritik Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Badan Gizi: Boros Anggaran dan Tak Pro-Rakyat

Kebijakan tersebut tidak mencerminkan skala prioritas dan justru mencederai semangat kemandirian industri nasional
Kamis, 09 April 2026 15:48 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melontarkan kritik pedas terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan pengadaan 21.000 unit motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

​Hasto menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan skala prioritas dan justru mencederai semangat kemandirian industri nasional yang kerap digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

Badan Gizi Nasional seharusnya mampu merangkul seluruh elemen kekuatan rakyat tanpa harus membebani anggaran melalui pembelian kendaraan operasional dalam jumlah besar, kata Hasto usai bertemu Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (9/4).

Baca:GanjarPranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Ia menyarankan agar pemerintah belajar dari efisiensi platform sosial seperti Gojek atau Grab yang mampu mengintegrasikan alat produksi milik rakyat, dalam hal ini sepeda motor, ke dalam sebuah sistem pelayanan yang luas.

Baca juga :