Ikuti Kami

Wibowo Prasetyo Tegaskan Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah, PIP Ringankan Beban Orang Tua

Wibowo berkomitmen penuh agar tidak ada anak, khususnya di wilayah Jawa Tengah, yang terpaksa putus sekolah akibat kendala biaya.

Wibowo Prasetyo Tegaskan Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah, PIP Ringankan Beban Orang Tua
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo.

Purworejo, Gesuri.id – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah tantangan ekonomi keluarga. 

Wibowo berkomitmen penuh agar tidak ada anak, khususnya di wilayah Jawa Tengah, yang terpaksa putus sekolah akibat kendala biaya.

Hal itu disampaikannya dalam acara sosialisasi bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi di Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jumat (29/5/2026). 

Baca: Ganjar Dukung KPK Perketat Syarat Pemimpin

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan orang tua siswa madrasah dari wilayah Kaligesing dan Gebang yang menjadi penerima manfaat.

"Bahagia bisa berada di tengah-tengah orang tua siswa madrasah di Kecamatan Kaligesing dan Gebang. Bantuan PIP ini hadir untuk mendukung pendidikan anak-anak agar mereka bisa terus belajar dan mengaji. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah," ujar Wibowo di hadapan para wali murid.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VI ini menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi masa depan bangsa. Oleh karena itu, kehadiran PIP jalur aspirasi ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret di tengah masyarakat.

"Bantuan ini hadir untuk meringankan beban orang tua, sehingga mereka bisa lebih fokus pada keberlangsungan pendidikan putra-putrinya," imbuh Wibowo.

Ia juga berpesan agar bantuan finansial ini dimanfaatkan dengan bijak dan tepat sasaran demi memenuhi kebutuhan primer pendidikan anak, seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga kegiatan pendidikan keagamaan.

Pada tahun anggaran 2026 ini, tercatat sekitar 200 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Kaligesing dan Gebang menerima bantuan PIP melalui jalur aspirasi tersebut.

Kehadiran program ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak sekolah. Kepala MTs An-Nawawi 04 Donorejo, Simun, yang hadir mewakili para kepala madrasah setempat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian berkelanjutan yang diberikan oleh Wibowo Prasetyo.

"Kami mengucapkan terima kasih atas aspirasi dalam bentuk kemanfaatan yang diberikan. Sebelumnya pada tahun 2025 para siswa ini sudah menerima bantuan, dan pada tahun 2026 kembali dilanjutkan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sekolah maupun kegiatan mengaji anak-anak," ungkap Simun.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

Selain menjadi wadah penyerahan bantuan, momen ini juga dimanfaatkan para guru dan kepala madrasah untuk menyampaikan keluh kesah mereka terkait kondisi fasilitas pendidikan di lapangan. Simun memaparkan bahwa madrasah-madrasah di wilayah Kaligesing dan Gebang masih membutuhkan perhatian lebih, terutama terkait keterbatasan ruang kelas, minimnya fasilitas pembelajaran berbasis digital, hingga isu kesejahteraan guru.

"Kami berharap aspirasi dari madrasah ini dapat diperjuangkan dan dibawa ke DPR RI. Masih banyak kebutuhan yang perlu mendapat perhatian agar kualitas pendidikan madrasah semakin baik," harap Simun.

Bagi para orang tua yang hadir, bantuan PIP jalur aspirasi dari Wibowo Prasetyo ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak membiarkan anak-anak dari keluarga sederhana berjuang sendirian demi meraih cita-cita mereka.

Quote