Jakarta, Gesuri.id – Rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk memenuhi undangan dan mengunjungi sejumlah daerah di Indonesia diprediksi tidak akan menggoyahkan internal PDI Perjuangan .
Alih-alih merasa terancam, partai berlogo banteng moncong putih tersebut justru menilai pergerakan Jokowi akan menjadi pemicu bagi kader untuk bergerak lebih masif.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa partainya saat ini dalam kondisi yang sangat kokoh.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Menurutnya, agenda turun ke lapangan yang dilakukan Jokowi justru akan memacu soliditas internal partai untuk semakin gencar mendekatkan diri dengan masyarakat di tingkat akar rumput (grassroots).
“Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu, partai kita semakin solid. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah,” ujar Djarot kepada awak media usai menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD PDI Perjuamgan se-Indonesia di Jakarta, Sabtu (30/5).
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menekankan bahwa PDI Perjuamgan sama sekali tidak mempersoalkan langkah politik yang diambil oleh Jokowi. Ia menilai, setiap warga negara memiliki kebebasan penuh untuk berkomunikasi dan beraktivitas di tengah masyarakat.
“Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas,” imbuh Djarot santai.
Bagi PDI Perjuamgan fokus utama saat ini bukanlah mengawasi pergerakan tokoh di luar struktur formal partai, melainkan memperkuat konsolidasi organisasi secara internal dan memperluas kerja-kerja politik nyata yang bersentuhan langsung dengan rakyat.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Sebelumnya, riak lini masa politik sempat menghangat setelah Joko Widodo menyatakan bahwa kondisi fisiknya telah pulih total dan siap untuk kembali melakukan safari ke berbagai daerah guna memenuhi undangan warga.
“Ya, ini kan saya banyak undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat. Saya sudah sehat dan saya akan datangi undangan-undangan yang ada,” kata Jokowi saat memberikan keterangan di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin (25/5/2026) lalu.
Kendati kunjungan daerah tersebut kerap dikaitkan dengan konstelasi politik nasional, PDI Perjuamgan memilih bergeming dan mengklaim mesin partai mereka tetap bekerja dalam satu komando yang solid.

















































































