Jakarta, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Wonosobo memperketat penertiban minuman beralkohol dan petasan sepanjang Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini terjadi setelah terjadinya kejadian yang menelan korban.
Penguatan pengamanan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Pendopo Bupati, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Afif Nurhidayat menegaskan, peredaran minuman keras dan petasan menjadi perhatian utama selama Ramadan.
Menurutnya, dua hal itu sering menjadi pemicu gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Selain peredaran minuman keras dan petasan, kita juga perlu mewaspadai potensi peredaran uang palsu di tengah meningkatnya transaksi masyarakat. Saya minta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan agar masyarakat tidak menjadi korban, ujar Afif.