Belitung Timur, Gesuri.id - Keluhan para penambang timah di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akhirnya dibawa langsung ke pemerintah pusat.
Bupati Beltim Kamarudin Muten, Jumat (31/7/2026), menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI terkait kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dinilai belum mampu menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat.
Persoalan kuota RKAB menjadi salah satu isu utama yang disampaikan karena dianggap belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan.
Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap aktivitas pertambangan, penyerapan tenaga kerja, hingga perputaran ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor timah.
Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan RI. Kamarudin hadir bersama Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja dalam rombongan pemerintah daerah dan DPRD se-Bangka Belitung (Babel).