Jakarta, Gesuri.id Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Putra Nababan, memberikan kritik terhadap rencana jangkauan siaran Piala Dunia 2026 oleh TVRI yang dilaporkan hanya mencapai 75 persen populasi. Dalam sebuah forum dialog yang diadakan TVRI itu, Putra menegaskan bahwa daya jangkau siaran tersebut belum memenuhi mandat sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP).
Putra mengingatkan bahwa lisensi penyiaran Piala Dunia dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang notabene adalah uang rakyat.
Oleh karena itu, tolok ukur keberhasilannya bukan sekadar siaran itu tayang, melainkan dampak dan manfaat yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Baca:GanjarPranowo Tegaskan Pentingnya Integritas