Ramadhana Rahman Desak Perbaikan Jembatan Kayu Telaga Baru–Pelangsian yang Kian Rapuh

Jembatan ini menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian. Fungsinya sangat vital bagi aktivitas masyarakat
Minggu, 22 Februari 2026 22:34 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Kotim, Gesuri.id - Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Ramadhana Rahman, menilai infrastruktur jembatan kayu yang menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sudah semakin memprihatinkan dan tak bisa lagi ditunda penanganannya.

Menurutnya, jembatan itu bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan urat nadi aktivitas warga sehari-hari. Setiap hari, akses tersebut dilalui anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang mengangkut hasil kebun, hingga pelaku usaha yang menjalankan roda perekonomian desa.

Jembatan ini menghubungkan Desa Telaga Baru dan Desa Pelangsian. Fungsinya sangat vital bagi aktivitas masyarakat, ujar Ramadhana, Minggu (22/2).

Ia menegaskan, percepatan perbaikan harus menjadi prioritas demi keselamatan warga. Kondisi jembatan kayu yang terus mengalami penurunan kualitas dinilai berisiko bagi masyarakat yang melintas setiap hari.

Infrastruktur yang menyangkut keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penganggaran dan pelaksanaan pembangunan, tegasnya.

Ramadhana mengungkapkan perbaikan jembatan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam daftar prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang telah memasukkannya dalam perencanaan.

Namun demikian, melihat kondisi terkini di lapangan, ia mendorong agar realisasinya dipercepat dan mendapat perhatian khusus dalam penyusunan anggaran.

Dorongan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar akses vital warga di Mentawa Baru Ketapang tetap aman dan layak digunakan.

Melihat kondisinya saat ini, saya berharap penanganannya bisa dipercepat. Ini menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat, pungkasnya.

Baca juga :