Jakarta, Gesuri.id Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengusulkan pemanfaatan sekolah, kantor pemerintah, dan fasilitas publik lainnya sebagai tempat berlindung dengan udara bersih atau Clean Air Shelters bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Usulan tersebut ditujukan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap, terutama bagi kelompok rentan.
Charles mengatakan, pemerintah tidak perlu membangun gedung baru untuk menyediakan fasilitas tersebut. Bangunan publik yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan melengkapi sistem penyaring udara berteknologi High-Efficiency Particulate Air (HEPA) guna membantu mengurangi partikel berbahaya di udara.
Baca:Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Kita tidak harus membangun gedung baru. Sekolah, kantor pemerintah, dan fasilitas publik bisa dimanfaatkan sebagai tempat berlindung, dilengkapi penyaring udara HEPA untuk mengurangi paparan asap, ujar Charles kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2026).