Jakarta, Gesuri.id - Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026, Melankolis Institute menyampaikan refleksi kritis terhadap kondisi ketenagakerjaan di Indonesia, dengan menyoroti urgensi evaluasi kebijakan serta penguatan perlindungan pekerja di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
Selama beberapa tahun terakhir, berbagai kebijakan ketenagakerjaan telah mengalami transformasi signifikan. Namun demikian, Melankolis Institute menilai implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dalam menjamin keseimbangan antara kepentingan pertumbuhan ekonomi dan perlindungan hak-hak pekerja.
Dzulkifli Kalla, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kota Ternate, menyampaikan fleksibilitas pasar kerja yang didorong oleh regulasi terbaru kerap belum diimbangi dengan sistem perlindungan sosial yang memadai.
Banyak pekerja, terutama di sektor informal dan ekonomi digital, masih berada dalam kondisi rentan tanpa jaminan kerja yang layak, perlindungan kesehatan, maupun kepastian pendapatan, ujarnya yang juga Direktur Melankolis Institute itu.