Ikuti Kami

Edoardus Kaize Serap Aspirasi Buruh Lepas dan TKBM di Pelabuhan Laut Merauke

Edo: Tepat di hari buruh ini saya datang untuk bertemu para buruh di pelabuhan, supaya kita bisa berbagi cerita.

Edoardus Kaize Serap Aspirasi Buruh Lepas dan TKBM di Pelabuhan Laut Merauke
Anggota Komisi IV DPR RI, Edoardus Kaize.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Edoardus Kaize, menyerap aspirasi buruh lepas dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) saat mengunjungi Pelabuhan Laut Merauke dalam momentum peringatan Hari Buruh Nasional.

“Tepat di hari buruh ini saya datang untuk bertemu para buruh di pelabuhan, supaya kita bisa berbagi cerita,” kata Edo, dikutip Minggu (3/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Edo yang merupakan legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Papua Selatan berdialog langsung dengan puluhan buruh untuk mendengar berbagai keluhan yang selama ini mereka hadapi, khususnya terkait kesejahteraan dan standar pendapatan.

Para buruh lepas mengeluhkan tidak adanya standar upah yang jelas. Dalam praktiknya, satu rit pekerjaan bongkar muat yang biasanya dikerjakan oleh empat orang hanya dihargai Rp200.000, sehingga masing-masing buruh hanya menerima Rp50.000.

Sementara itu, kondisi berbeda dialami oleh TKBM yang telah memiliki standar penghasilan yang lebih jelas. Meski demikian, para buruh tetap berharap adanya perhatian dan solusi dari pemerintah melalui peran anggota legislatif.

“Selama ini tidak pernah ada yang datang ketemu kami, kami tunggu tapi tidak ada, padahal kami yang pilih mereka,” ujar salah satu buruh lepas dengan nada sedih, di Pelabuhan Laut Merauke.

Menanggapi keluhan tersebut, Edo langsung berupaya melakukan langkah awal dengan memastikan adanya koordinasi yang lebih terarah, termasuk meminta buruh menunjuk perwakilan sebagai ketua untuk memudahkan komunikasi lanjutan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan serta menghindari perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Selain menyerap aspirasi, Edo juga memberikan bantuan sosial berupa beras kepada 90 buruh lepas dan TKBM, masing-masing satu karung berisi 5 kilogram.

Kehadiran Edo dinilai memberikan harapan baru bagi para buruh yang selama ini merasa kurang mendapat perhatian. Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membuka peluang solusi atas persoalan yang dihadapi para pekerja di pelabuhan.

Meski berlangsung singkat, dialog tersebut dianggap mampu mengobati kerinduan para buruh akan kehadiran wakil rakyat yang mau turun langsung mendengar dan memperjuangkan nasib mereka.

Quote