Rieke Diah Pitaloka Kritisi Pemangkasan Anggaran Perlindungan Perempuan

Kapasitas anggaran untuk mencegah kasus dan membangun sistem perlindungan justru dibuat kerdil di tengah lonjakan 38.810 data korban.
Jum'at, 14 Agustus 2026 13:19 WIB Jurnalis - Kristin Tambunan

Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mengkritik keras porsi anggaran perlindungan perempuan yang dinilainya tidak sebanding dengan peningkatan kasus kekerasan di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, angka korban kekerasan tercatat mencapai 38.810 orang, atau melonjak 9,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 35.533 orang.

Pernyataan tersebut disampaikan Rieke saat pemaparan Laporan Sinergi Database Kekerasan terhadap Perempuan di Jakarta, pada Kamis (13/8/2026).

Baca:Ini 7 Fakta Unik Menarik TentangGanjarPranowo

Kapasitas anggaran untuk mencegah kasus dan membangun sistem perlindungan justru dibuat kerdil di tengah lonjakan 38.810 data korban yang terlapor. Data adalah bukti masalah, sedangkan anggaran adalah bukti komitmen negara, tegas Rieke.

Baca juga :