Rokhmin Dahuri: APBN 2027 Harus Produktif, Ciptakan Lapangan Kerja, Ramah Lingkungan

Menurut Prof. Rokhmin, salah satu hal fundamental yang harus dijaga dalam Nota Keuangan dan APBN 2027 adalah kredibilitas fiskal.
Selasa, 18 Agustus 2026 10:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menyampaikan sejumlah catatan strategis terkait arah pembangunan nasional dalam momentum Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita terus berdoa dan bekerja agar Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju, adil, makmur, dan berdaulat, ujar Prof. Rokhmin.

Menurut Prof. Rokhmin, salah satu hal fundamental yang harus dijaga dalam Nota Keuangan dan APBN 2027 adalah kredibilitas fiskal. Ia menegaskan, belanja negara tidak boleh sekadar besar secara nominal, tetapi harus tepat sasaran dan produktif.

Belanja negara harus benar-benar dialokasikan kepada program yang produktif dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, berkualitas, menyerap banyak tenaga kerja, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, tegasnya.

Ia mengingatkan DPR bersama masyarakat perlu mengawal ketat agar setiap rupiah APBN benar-benar on the track. Anggaran, kata dia, harus memberikan multiplier effect, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjawab persoalan pengangguran, kemiskinan, lemahnya daya beli, dan minimnya lapangan kerja layak.

Baca juga :