Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., membawa visi transformasi ekonomi biru Indonesia ke panggung internasional dengan menjadi Keynote Speaker dan Panelist dalam Global South Policy Forum pada ajang The 13th International Conference on Fisheries and Aquaculture (ICFA) 2026 di Malaysia.
Masa depan akuakultur global tidak hanya bergantung pada kemampuan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga pada kemampuan mengembangkan sistem pangan biru dan produk-produk hayati laut yang produktif, efisien, inklusif, ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berbasis sains, kata Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001-2004 itu, dikutip Rabu(30/9/2026).
Konferensi internasional yang mempertemukan pakar, akademisi, pembuat kebijakan, dan pemimpin industri perikanan global tersebut digelar pada 2930 September 2026 di Pullman Miri Waterfront Hotel dan Curtin University Malaysia, Miri, Sarawak.
Mengusung tema Blue Horizons: Charting the Future of Sustainable Aquaculture, Fisheries Biodiversity, ICFA 2026 menjadi forum strategis untuk membahas dan merumuskan masa depan perikanan serta akuakultur dunia yang berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Prof. Rokhmin Dahuri yang juga merupakan Anggota DPR RI memaparkan perspektif strategis mengenai transformasi akuakultur modern. Menurutnya, pengembangan akuakultur tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi perlu diarahkan menuju sistem ekonomi biru yang komprehensif.