Rokhmin Dahuri: Indonesia Perlu Lompatan Besar Saat Pertumbuhan Ekonomi Tertahan di 5 Persen

Targetnya, pertumbuhan harus mencapai 7 persen pada 2028 dan 8 persen pada 2029.
Jum'at, 27 Februari 2026 16:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, mendorong terwujudnya lompatan ekonomi mandiri di tengah ketidakpastian global saat menjadi pembicara utama dalam Diskusi Ekonomi bertajuk Bangkitkan Ekonomi Mandiri di Tahun Kuda Api yang digelar di Himas Coffee, Cirebon..

Di saat pertumbuhan ekonomi cenderung tertahan di kisaran 5 persen, kita perlu lompatan besar agar Indonesia bisa naik kelas. Targetnya, pertumbuhan harus mencapai 7 persen pada 2028 dan 8 persen pada 2029, ujar Rektor Universitas UMMI Bogor tersebut dengan penuh optimisme, dikutip Jumat (27/2).

Dalam forum yang dihadiri kelompok pengusaha, pelaku UMKM, pegiat seni, kader PDI Perjuangan Cirebon, hingga tokoh-tokoh Tionghoa setempat itu, Rokhmin menegaskan arah ekonomi global saat ini penuh turbulensi. Ketegangan geopolitik, perang dagang, krisis ekologis berlapis (triple ecological crisis), serta disrupsi teknologi industri 4.0 membuat stabilitas ekonomi dunia semakin rapuh.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk bangkit, namun masih menghadapi tantangan daya saing yang tertinggal. Hal itu tercermin dari pendapatan per kapita yang baru mencapai sekitar 4.900 dolar AS per tahun, jauh di bawah standar negara maju yang berada di atas 14.000 dolar AS.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 20012004 itu memaparkan tiga strategi jangka pendek yang harus segera dijalankan.

Baca juga :