Rokhmin Dahuri: Menjaga Mangrove Menyelamatkan Masa Depan, Bukan Sekadar Menanam

TERA atau Take Environmental Regenerative Action adalah gerakan mulia untuk memulihkan ekosistem alam yang rusak.
Kamis, 30 Juli 2026 10:00 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI yang juga Guru Besar Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menegaskan upaya menjaga mangrove tidak boleh dipandang sebatas kegiatan penanaman pohon, melainkan sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan masa depan lingkungan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri TERA Batch 8 Mangrove for Earth Festival bertajuk Aksi Kolaborasi Menjaga Bumi, Selamatkan Generasi dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia atau World Mangrove Day 2026 di pesisir Indramayu, dikutip Kamis (30/7/2026).

TERA atau Take Environmental Regenerative Action adalah gerakan mulia untuk memulihkan ekosistem alam yang rusak, khususnya mangrove, agar tetap lestari dan produktif, kata Prof. Rokhmin di hadapan peserta festival.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rokhmin menyampaikan apresiasi kepada seluruh inisiator dan kolaborator gerakan pemulihan ekosistem mangrove. Apresiasi diberikan kepada Cyintia Dian Astuti selaku Direktur PT Arunika Bumi Lestari (ABL) sekaligus Founder TERA, serta para mitra yang terlibat, di antaranya Direktur PT Earthcore Indonesia Erdonis Erdwan, Direktur PT HBB Pressolind Achmad Fauzi, jajaran Pemerintah Kecamatan Pasekan dan Desa Pabean Ilir, Yayasan Mandiri Hijau Lestari, Earth Pledge Australia, Triputra Agro Persada, Kelompok Tani Jaya Mandiri, hingga Gen-Z Echopore Indonesia.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Rokhmin menegaskan tantangan Indonesia saat ini tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan kemiskinan, tetapi juga krisis lingkungan yang mengancam keberlanjutan kehidupan.

Baca juga :