Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI periode 20242029, Rokhmin Dahuri, menyampaikan optimisme Indonesia berpotensi menjadi lumbung pangan dunia, asalkan didukung strategi dan tata kelola yang tepat untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Indonesia memiliki semua modal dasar: tanah subur, laut luas, dan sumber daya manusia yang tangguh. Yang kita perlukan adalah tata kelola pangan yang tepat, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, kata Prof. Rokhmin, dikutip Jumat(20/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Webinar Nasional bertajuk Eksperimen Baru Tata Kelola Pangan: Bulog Dibesarkan, Bapanas Dibubarkan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Agraria dan Sumber Daya Alam (PPASDA), Selasa (17/2). Dalam forum itu, ia mengangkat tema Evaluasi dan Perbaikan Kebijakan Pangan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan RI yang Mensejahterakan, Berkeadilan, dan Berkelanjutan.
Menurutnya, pembangunan pangan nasional hingga kini belum sepenuhnya kokoh. Ia menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di kalangan petani, nelayan, buruh tani, anak buah kapal (ABK), peternak, serta produsen pangan lainnya.
Kesejahteraan petani, nelayan dan produsen komoditas pangan di Indonesia masih kurang atau tergolong miskin, tegas Rektor Universitas UMMI Bogor ini.