Rokhmin Dahuri Sampaikan Tujuh Catatan Kritis Kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan

Rokhmin menilai penguatan sektor kelautan dan perikanan nasional memerlukan kolaborasi multisektor yang terintegrasi.
Jum'at, 22 Mei 2026 10:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyampaikan apresiasi sekaligus tujuh catatan kritis kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam Rapat Kerja bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Rabu (20/5/2026). Dalam rapat tersebut, Rokhmin menilai penguatan sektor kelautan dan perikanan nasional memerlukan kolaborasi multisektor yang terintegrasi.

Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa sektor kelautan dan perikanan nasional mulai bergerak menuju arah yang lebih produktif dan kompetitif, serta terus berdaya, ujar Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu, dikutip Jumat (22/5/2026).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 20012004 itu mengapresiasi capaian kinerja KKP di era Menteri Sakti Wahyu Trenggono. Menurutnya, hal tersebut tercermin dari capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang menembus lebih dari Rp2,4 triliun atau tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Selain itu, volume produksi perikanan nasional sepanjang 20202025 juga meningkat sekitar 18 persen.

Meski demikian, Prof. Rokhmin menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, baik secara teknis maupun substantif.

Baca juga :