Rupiah dan IHSG Merosot, Banggar DPR RI Desak KSSK Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter

Said Abdullah, mengingatkan bahwa gejolak pasar keuangan saat ini tidak boleh dianggap sebagai fluktuasi musiman biasa.
Minggu, 07 Juni 2026 21:40 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id Tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang terus mendekati level psikologis kritis mulai memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas ekonomi nasional.

Pelemahan ini terjadi seiring dengan merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di pasar modal, yang memperkuat sinyal bahwa pelaku pasar tengah menghadapi ketidakpastian tinggi yang memerlukan respons cepat dari pemerintah.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengingatkan bahwa gejolak pasar keuangan saat ini tidak boleh dianggap sebagai fluktuasi musiman biasa.

Menurutnya, jika pelemahan rupiah dan tekanan pada IHSG tidak segera diimbangi oleh langkah taktis yang terkoordinasi antara pemerintah dan otoritas moneter, hal tersebut berpotensi merusak persepsi investor.

Baca:Kisah UnikGanjarPranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Baca juga :