Sampaikan Suara Hati dari Ruang Vokasi, Sofyan Tan: LKP Jangan Dibiarkan Mati Perlahan

Tabrani, peserta asal LKP Palembang, Sumatera Selatan, berdiri dan membeberkan realitas pahit yang dihadapi lembaganya.
Sabtu, 06 Juni 2026 19:58 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Medan, Gesuri.id Ruang pertemuan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV BBL) Medan, Jalan Setiabudi, Sabtu (6/6/2026), berubah menjadi panggung curahan hati. Di sana, suara-suara lirih tentang nasib pendidikan vokasi, khususnya Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), mengalir deras dari para instruktur pelatihan.

​Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, duduk menyimak satu per satu keluhan para instruktur yang datang dari berbagai daerah. Dalam Diklat Peningkatan Kompetensi Instruktur LKP Tahun 2026 tersebut, ia tak hanya hadir sebagai legislator, tetapi juga sebagai pendengar yang karib.

​Hari ini yang berkumpul adalah orang-orang hebat. Instruktur yang menentukan arah masa depan generasi bangsa, terutama di bidang teknologi sepeda motor dan jaringan komputer, ujar Sofyan Tan saat membuka kegiatan.

Baca:GanjarAjak Kader PDI Perjuangan Perkuat Demokrasi

​Didampingi Ketua Tim Kerja Fasilitasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan dan LKP, Wiono, Sofyan Tan menekankan bahwa vokasi adalah garda terdepan dalam mencetak tenaga terampil. Namun ironisnya, sektor ini justru kerap terpinggirkan.

Baca juga :