Samuel Wattimena Dorong Generasi Muda Tingkatkan Rasa Percaya Diri terhadap Budaya Sendiri

Masyarakat Indonesia cenderung minder ketika membandingkan budaya lokal dengan produk budaya asing yang viral di media sosial.
Kamis, 11 Desember 2025 13:11 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Samuel Wattimena menegaskan, tantangan terbesar industri kreatif Indonesia saat ini adalah kurangnya rasa percaya diri masyarakat terhadap kultur dan identitas budayanya sendiri. Hal ini ia sampaikan dalam Podcast Sudut Dengar Parlemen di Studio TV Parlemen, Jakarta.

Samuel mengungkapkan, masyarakat Indonesia cenderung minder ketika membandingkan budaya lokal dengan produk budaya asing yang viral di media sosial. Keadaan itu menyebabkan banyak masyarakat tidak menganggap keahlian tradisional sebagai aset ekonomi maupun kebanggaan budaya.

Ia mencontohkan banyak warga yang sebenarnya memiliki keahlian membuat produk kuliner atau kerajinan, tetapi menyebut dirinya tidak bekerja karena mereka tidak memahami nilai dari karya yang mereka hasilkan. Dia bikin peyek enak sekali, atau jago bikin rendang, tapi tidak dianggap sebagai sesuatu yang punya nilai, ujarnya.

Menurutnya, negara harus hadir memberikan dorongan agar warga mampu menghargai dirinya sendiri. Pemahaman tentang kekayaan budaya dan maknanya harus dimulai sejak dini, termasuk pada penggunaan wastra Nusantara seperti batik, tenun, atau songket.

Saat ini, penggunaan batik dan wastra oleh generasi muda masih sebatas konsumsi event-event besar, tanpa memahami makna dari motif yang dikenakan. Kalau ditanya apa motifnya dan apa artinya, mayoritas tidak paham. Padahal maknanya luar biasa, jelasnya.

Baca juga :