Sebut Perbaikan Stadion Kanjuruhan "Bom Waktu", Zulham Akhmad Mubarrok Desak DPR RI Turun Tangan

Zulham Akhmad Mubarrok, mengungkapkan bahwa gelombang desakan dari suporter Aremania terus mengalir menuntut transparansi.
Rabu, 12 Agustus 2026 11:39 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Renovasi ulang Stadion Kanjuruhan oleh PT Waskita-Abipraya dinilai berpotensi menjadi bom waktu jika penyebab utama kejanggalan kerusakan fisik bangunan tidak diusut tuntas oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

​Anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, mengungkapkan bahwa gelombang desakan dari suporter Aremania terus mengalir menuntut transparansi. Kerusakan berupa lantai tribun yang mengelupas, plafon jebol, hingga munculnya jamur dan bercak kehitaman dianggap sangat tidak wajar untuk proyek stadion yang belum lama dikerjakan.

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

​Kami sangat sepakat jika anggota DPR RI turun tangan untuk mengetahui penyebab pasti kerusakannya terlebih dahulu, sebelum menyerahkan rekomendasinya ke APH, tegas Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

​Zulham mengkritik keras pembelaan dari pihak pelaksana proyek yang terkesan mengelak dari tanggung jawab kualitas pengerjaan.

Baca juga :